TNI Belum Siap Ikut Memilih

Home, Nasional

Jakarta, inspiras1nusantara, Awal 2017 pemerintah bakal menggelar Pilkada serentak tahap kedua di beberapa wilayah. Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, untuk saat ini TNI belum siap untuk ikut memilih, tanya ke rakyat TNI boleh tidak ikut memilih.

Hal itu dikatakan Panglima TNI saat menerima laporan kenaikan pangkat 13 Perwira Tinggi di lingkungan Mabes TNI. menurutnya, era saat ini anggota TNI belum siap ikut memilih, namun selaku warga negara anggota TNI boleh iikut bertarung atau sebagai orang yang dipilih dalam Pilkada.

“TNI seperti warga negara asing saja, tidak boleh memilih, kalau ikut pilkada harus mengundurkan diri sementara yang lain tidak”, jelasnya.

Namun demikian, Panglima menyadari kenapa TNI tidak boleh memilih. Karena menurutnya, TNI adalah organisasi yang memiliki senjata. “Bayangkan saja kalau dia (TNI-red) ikut Pilkada, lalu kampanye pakai senjata. lalu nodong, kamu milih, wartawan milih, ini kan bisa seperti itu”, tambahnya.

Menurutnya, keikutsertaan TNI dalam pemilihan umum bisa saja 10 tahun lagi atau lebih jauh lagi. Karena itu semua tergantung kondisi politik, yang menentukan TNI ikut atau tidak adalah Undang-Undang.

“Undang-Undang itu siapa yang buat?, pemerintah dan DPR. TNI hanya mengikuti itu, kalau sekarang belum siap.Tanya sama rakyat, kalau Undang-Undangnya ada ya ikut saja. itu artinya rakyat sudah percaya, ada rambu-rambunya. Yang jelas sebagai Panglima saya katakan, belum siap”, tegasnya.linda.

Leave a Reply