TNI AL Ajak Masyarakat Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Urban Farming

Matra

Jakarta, inspiras1nusantara, TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengajak seluruh masyarakat khususnya warga masyarakat Serua Ciputat, Tangerang Banten untuk mewujudkan ketahanan pangan melalui Pelatihan Urban Farming dan Digital Mapping Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber yang diinisiasi oleh Dinas Potensi Maritim Angkatan Laut (Dispotmaral) bertempat di Balai RW 7 Bukit Indah Serua, Banten, mulai tanggal 7 hingga 9 November 2022 mendatang.

Urban Farming merupakan pemanfaatan ruang terbuka menjadi lahan hijau untuk menghasilkan produk pertanian di area pemukiman padat penduduk di wilayah perkotaan dalam rangka mengatasi situasi dan kondisi kesulitan mendapatkan bahan pangan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang kelebihan dan keuntungan urban farming yaitu untuk mendapatkan kualitas bahan makanan yang lebih baik karena semakin cepat bahan makanan sampai ke konsumen akan semakin baik nilai gizinya apalagi dipanen sendiri di kebun sendiri.

Kepala Dinas Potensi Maritim Angkatan Laut (Kadispotmaral) Laksamana Pertama TNI Dr. Suradi AS., S.T., S.Sos., M.M., saat membuka pelatihan mengatakan TNI AL sebagai bagian integral dari TNI melaksanakan tugas pemberdayaan wilayah pertahanan laut (Dawilhanla) untuk menyiapkan seluruh potensi nasional sejak dini untuk menjadi kekuatan pertahanan negara bersifat semesta, melalui kegiatan pembinaan potensi maritim, dimana kegiatan pembinaan tersebut diarahkan menjadi Ruang, Alat dan Kondisi (RAK) juang yang Tangguh bagi kepentingan pertahanan dan keamanan negara.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan Gerakan lingkungan hidup The Rising Tide Stop wariskan sampah di kota Tangerang Selatan Banten, dan sekaligus dalam rangka meningkatkan rasa cinta tanah air dan bela negara di momen peringatan hari Pahlawan 10 November 2022, ungkap Laksma Suradi.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 60 orang peserta yang terdiri dari perwakilan Babinsa, Babinpotmar, Babinkamtibmas serta perwakilan pelajar SMA/SMK, SMP dan pramuka Sakabahari serta masyarakat disekitar Kota Tangerang Selatan Banten. Sementara sasaran kegiatan pelatihan Urban Farming dan Digital Mapping pengelolaan sampah berbasis sumber adalah terlaksananya pengelolaan sampah di lingkungan rumah tangga dan penyediaan kebutuhan pangan melalui Urban Farming serta terlaksananya kerjasama Dispotmaral dengan masyarakat agar dapat berperan aktif dalam kegiatan ketahanan pangan dan gerakan menjaga lingkungan hidup.

Adapun materi yang disampaikan selama pelatihan ini seperti budidaya tanaman buah dan sayur serta ikan dalam Urban Farming, Digital Mapping pengelolaan sampah berbasis sumber, kompos dan eco encym, bank sampah, landscape, pemanfaatan babe menjadi media tanam serta praktek prakarya dari sampah.

Disela sela pelaksanaan kegiatan pelatihan ini Sugiono selaku Ketua RW 07 Bukit Indah Serua Kota Tangerang Selatan Banten mengatakan pengelolaan sampah dilingkungannya sudah dilaksanakan sejak tahun 2014.”Tahun 2016 kelompok kami mendapatkan juara tingkat nasional untuk pengelolaan sampah agar dapat bernilai ekonomis”, jelasnya.

Perhatian TNI AL dalam hal ini Dispotmaral terhadap ketahanan pangan sekaligus pemanfaatan pengelolaan sampah berbasih sumber ini selaras dengan harapan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar seluruh prajuritnya dapat menjaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI AL melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.dispenal/linda.

Leave a Reply