Menpar Luncurkan Tour de Singkarak

Nasional

Jakarta, inspiras1nusantara, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dan Ketua ISSI Rajasapta Oktohari meluncurkan even lomba balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) di kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta.

Even wisata olahraga berskala internasional yang ke-8 kali dan berlangsung di Sumbar pada 6-14 Agustus mendatang akan meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya dari kegiatan pariwisata, mempercepat pengembangan fasilitas infrastruktur Sumbar, sekaligus mendukung program Pesona Wisata dan Wonderfull Indonesia dalam mewujudkan target tahun ini 12 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 260 juta pergerakan wisatawan nusantara di tanah air.

Menpar Arief Yahya (foto: linda herawati)

Menpar memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan TdS sebagai momentum yang efektif untuk mempromosikan potensi pariwisata Sumbar sebagai Pesona Indonesia dan Wonderfull Indonesia yang akan mendatangkan kunjungan wisatawan serta meningkatkan ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

TdS sejak pertama kali digelar tahun 2009 dalam perjalannya mengalami banyak kemajuan. 2013, ASO (Amauri Sport Organisation) official Tour de France merekomendasi TdS sebagai major race dari kalender dunia balap sepeda Asia dengan jumlah penonton lebih dari 1 juta atau menduduki peringkat dunia ke-5 balap sepeda internasional dengan jumlah penonton terbanyak, setelah Tour de France (12 juta penonton), Giro A Italia (8 juta), Vuelto A Espana (5 juta), Santos Tour Down Under (750 ribu), dan TdS (500 ribu).

“Ini artinya TdS efektif sebagai sarana promosi dalam rangka meningkatkan kunjungan dan awareness wisatawan juga memberikan direct impact dan media value yang tinggi”, kilahnya.

Dampak ekonomi langsung penyelenggaraan TdS akan diikuti 23 tim terdiri, 18 tim internasional (Malaysia, Singapura, Swiss, Laos, Taiwan, Jepang, Korea, Australia, Iran, Uni Emirat, Filipina, Hongkong, dan Kenya) dan 5 tim nasional atau 230 peserta dan official minimal akan terjadi pengeluaran untuk akomodasi, transportasi, dan makanan.

“Sisi lain gencaranya pemberitaan TdS akan memiliki media value yang tinggo”, tegas Arief seraya mengatakan, imbas langsung dan media value yang tinggi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Kemenpar gencar mendukung kegiatan sport tourism internasional di tanah air seperti, TdS, Tour de Banyuwangi Ijen, Tour de Bintan (TdB), Tour de Flores (TdF), Musi Tributon, Jakarta Marathon, maupun sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang olahraga internasional MotoGP dan Asia Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang 2018 nanti.

Even TdS masuk dalam kalender balap sepeda tahunan dunia Union Cycliste Internasionale (UCI). Even tahunan internasional sport tourism yang digelar oleh Kemenpar bersama pemprov Sumbar dan 18 Pemda Kabupaten/kota di Sumbar, PB ISSI serta promotor even tahun ini meningkatkan total hadiah menjadi Rp.2,5 miliar, sedangkan tahun lalu sebesar Rp.2,4 miliar.linda.

Leave a Reply