Kapolri: Doa bersama untuk Tegaknya NKRI

Home, Nasional

Jakarta, inspiras1nusantara, Pilkada serentak akan digelar tahun depan, ada sekitar 101 daerah yang melakukan pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota. Agar tak terjadi konflik diantara para pendukung, TNI-Polri menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa dan tegaknya NKRI.

Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian mengatakan, tak lama lagi kita akan menggelar pesta demokrasi yang merupakan bagian dari sistem demokrasi. dimana masyarakat akan menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin mereka, begitu pula sebaliknya masyarakat menggunakan haknya untuk dipilih.

Kapolri Jendral Pol Tito karnavian (foto: linda herawati)

Dilihat dari sisi keamanan, menurutnya, pesta itu akan membuat plorisasi masyarakat, terpisah dalam dukungan atau pasangan yang disukai oleh mereka. Polarisasi ini disisi keamanan mengandung kerawanan, kenapa? Ada pihak2 yang mungkin sengaja maupun tidak lalu keluar dari aturan hukum, ini bisa berakibat ada potensi konflik.

“Untuk itulah kita, semua berusaha, tentunya, TNI dan Kepolisian dan unsur lainnya bekerjasama menjaga stabilitas keamanan negara ini. Namun upaya dari manusia tidak akan berhasil kalau tidak mendapat ridho dari Allah. Atas inisiatif Panglima TNI, kita melaksanakan istighasah dan doa bersama untuk kselamatan bangsa”, tandasnya.

NKRI sudah 71 tahun kita pertahankan, harus tetap tegak. Dan pilar utama menurutnya lagi, TNI dan Polri akan selalu pararel untuk mendukung komitmen tegaknya NKRI dan kebhinekaan. untuk itulah doa bersama digelar agar cita-cita luhur para pahlawan bisa terus terwujud dengan tegaknya NKRI.

“Lalu kita juga doa pada Tuhan kiranya rangkaian pilkada ini ada dinamika, ada plus minus, ada naik turun Kita harapkan ini bagian dari dinamika biasa. Dan pada akhirnya dengan berkat Allah diharapkan pilkada nanti bisa berjalan lancar”, pungkasnya usai mengikuti doa bersama di Monas.

Dikatakan, di pilkada nanti akan terpilih pemimpin yang kredibel untuk membawa masyarakat mencapai kesejahteraan baik ditingkat propinsi, kabupaten maupun kota. Kapolri berharap, semua pihak bisa menggunakan cara yang demokratis sesuai aturan hukum, tidak menghalalkan segala cara. Karena ini mengajarkan kita berdemokrasi yang baik.linda.

Leave a Reply