Festival Budaya, Glodok Gelar Karnaval Cap Go Meh

Gaya Hidup, Home

Jakarta, inspiras1nusantara, Warga Tionghoa yang berada di kawasan Glodok menggelar karnaval Cap Go Meh Glodok 2016, menempuh jarak 3,5 kilometer dengan arak-arakan sepanjang 1km. Start mulai dari halaman LTC Glodok, sempat dihadiri pihak kementerian Pariwisata dan Wakil Gubernur DKI Djarot Syaiful Hidayat.

Perayaan tersebut terakhir kali diselenggarakan tahun 1962, dan tema karnaval kali ini adalah nasionalisme dalam Cap Go Meh. Acara ini diikuti 2.418 peserta ikut berpartisipasi, juga ada 70 joli membawa patung dewa dari masing-masing klenteng di Jabotabek dan pesisir utara Jawa.

Dari jumlah peserta karnaval ini menjadi yang terbesar di DKI. Diantara joli Ton Pe Kong, ada pula mobil hias Hanoman, kapal Cheng Ho, wayang Potehi, barongsai, marching band dari sekolah Al-Azhar, ondel-ondel, tanjidor, sisingan, rebana biang, enggarng, reog Ponorogo, Cici-Koko, dan Kabasaran Manado.

Kawasan Glodok dan Petak Sembilan sering disebut sebagai Cina town Jakarta, yang sudah ditempati masyarakat Tionghoa sejak masih bernama Jayakarta. Masyarakat ini adalah pendukung utama karnaval Cap Go Meh Glodok, dengan motor utama suhu Tjia Bun Kiat.

Barongsai

“Kami menggelar berbagai acara seni dan budaya dalam menyambut Imlek dan Cap Go Meh. Ini merupakan salah satu upaya melestarikan seni dan budaya di kawasan Glodok. Perayaan Cap Go Meh ini juga merupakan bentuk kecintaan komunitas masyarakat Tionghoa terhadap budaya Tionghoa yang juga merupakan salah satu kebudayaan nusantara, papar Charles Honoris penanggungjawab acara.

Sesuia dengan shio tahun ini, yaitu monyet api, panitia perayaan memilih Hanoman sebagai maskot karnaval. Hanoman adalah pahlawan yang berani, taktis dan mempunyai leadership yang hebat.

Sementara curator karnaval, Jay Wijayanto mengatakan, Mereka juga menampilkan budaya peranakan yang merupakan hasil inkulturasi budaya Cina dengan budaya nusantara selama ratusan tahun, yang meliputi kuliner, pakaian, seni pertunjukan maupun adat istiadat. Pilihan maskot Hanoman adalah salah satu upaya untuk menafsirkan tahun monyet dalam konteks nusantara.linda.

Leave a Reply