Umat Hindu TNI-Polri Sambut Nyepi di Mako Kopassus, Gelar Bhakti Sosial

Home, Matra

Jakarta, inspiras1nusantara, Perayaan Nyepi tahun Saka 1942 gabungan TNI-Polri dipusatkan di Mako Kopassus, perayaan itu juga menggelar bhakti kesehatan serta tanam pohon di bantaran kali Ciliwung. Danjen Kopassus mengatakan, ini merupakan pengaplikasian hubungan kita dengan Sang Pencipta dan hubungan kita dengan sesama manusia. Inilah bentuk kebhinekaan serta bagaimana menjaga alam.

Demikian diungkap Mayjen TNI Nyoman Cantiasa yang bertindak sebagai Ketua Panitia Nasional Dharma Santi Nyepi, saat membuka perayaan tersebut, Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta. Menurutnya, dirinya mengapresiasi pada semua pihak yang hadiri teruma masyarakat binaan disekitar Mako Kopassus yang ikut melaksanakan Bhakti Sosial.

“Ada dua sasaran dalam kegiatan, yaitu pengobatan serta pembagian sembako, dengan tujuan agar masyarakat sehat. Seperti bapak Presiden mengatakan sumber daya manusia harus unggul, unggul itu berarti harus sehat. Karena itu kita melakukan pengobatan gratis dan membagikan sembako”, ungkapnya.

Danjen Kopassus Mayjen TNI Nyoman Cantiasa dan Gubernur DKI berdialog dengan masyarakat saat bhakti kesehatan di Mako Kopassus, Cijantung.foto :linda herawati.

Adapun kegiatan bhakti sosial yang dilakukan umat Hindu se-Jabodetabek digelar sekitar pukul 07.00 Wib, tim kesehatan dari Kopassus begitu sigap melayani ratusan warga yang datang berobat. Selain memberikan pengobatan, beberapa dokter juga memberikan pengetahuan bagaimana menjaga dan mencegah penyakit. Pemaparan itu diberikan pada masyarakat sambil menunggu giliran pemeriksaan dokter.

Saat Danjen Kopassus bersama Gubernur DKI berdialog dengan maayarakat, mereka mengatakan senang dengan adanya bakti sosial yang digelar di Mako Kopassus, selain dekat dengan rumah mereka juga menghemat karena tak perlu keluar uang untuk berobat. Sementara tim dokter yang dikerahkan Kopassus mengatakan, penyakit yang diderita warga yang datang, lebih banyak karena terserang virus seperti batuk pilek.

Dengan adanya bhakti sosial ini Danjen Kopassus berharap, menjadi pembelajaran bagaimana kita menjaga kesehatan serta peduli dengan sesama dan juga terhadap lingkungan. Usai berdialog dengan warga, Danjen Kopassus dan Gubernur DKI menuju bantaran Ciliwung guna menanam pohon akar wangi yang dipercaya mampu menahan longsor.apr/foto:linda herawati.

Leave a Reply