Tujuh Wilayah Kemungkinan Terjadi KLB Seperti di Asmat

Home, Matra

Jakarta, inspiras1nusantara, Ada tujuh titik wilayah yang kemungkinan mengalami KLB (Kejadian Luar Biasa) seperti yang terjadi di Asmat. Untuk itu, TNI membentuk Satgas Kesehatan guna mencegah, mengobati, dan mendeteksi penyebab yang terjadi wilayah tersebut.

Hal itu dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat memberangkatkan 260 personil Satgas Kesehatan ke Papua, di lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Menurutnya, berdasrakan laporan Kapuskes yang sudah memetakan wilayah mana saja yang harus segera didatangi tim kesehatan TNI.

Dijelaskan, kegiatan Satgas ini adalah untuk memberikan bantuan pada saudara kita, bukan hanya di Asmat tapi juga di wilayah-wilayah yang dianggap terjadi endemi dan akan brdampak pada KLB. Ada laporan di wilayah Osike, Tolikara bisa terdampak seperti di Asmat.

Panglima TNI beserta jajarannya memberikan ucapan selamat menjalankan tugas mulia kepada tim satgas.(foto:linda herawati)

“Hari ini kita berangkatkan sebanyak 260 dan didukung tiga pesawat sebagai medis udara. Heli adalah alat transportasi yang sangat diperlukan di wilayah operasi. Operasi akan dilaksanakan selama 9 bulan atau 270 hari, sehingga bisa melayani dan menrdeteksi adanya penyakit serupa seperti di Asmat”, tegasnya.

Panglima menambahkan, sebelumnya TNI memberangkatkan ke sasaran khususnya yang ada di Asmat. Dan hari ini, menurutnya lagi, Satgas Kesehatan dibentuk untuk memberi bantuan pada saudara-saudara kita di Papua, dan memberangkat mereka ke sana.

Selain obat-obatan, Satgas juga dibekali bahan makanan, alat kesehatan termasuk alat penjernih air. Seperti diketahui, di wilayah terdampak KLB air kurang baik untuk dikonsumsi Obat-obatan yang dikirim masih dari TNI sendiri, mereka masih memiliki persedian obat-obatan untuk dikirim ke Papua.

“tTNI masih memiliki atau kemampuan untuk mendukung kebutuhan obat-obatan, dan sebgian sudah trkirim ke Asmat saat tahap pertama kita kirim personil. Yang kita pikirkan adalah pertama bagaimana menyelamatkan saudara-saudara kita dulu disana”, pungkasnya.

Dari personil yang dikirim ada 53 dokter baik dokter spesialis (ahli) maupun dokter umum, perawat, dan paramedis. Selama operasi kesehatan Satgas akan didampingi pasukan Kodam Cendrawasih guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.linda.

Leave a Reply