TNI AL Tak Lagi Tergabung di Satgas Pencarian Lion Air

Home, Nasional

Jakarta, inspiras1nusantara, Badan SAR Nasional (Basarnas) memperpanjang waktu pencarian korban Lion Air rute Jakarta-Tanjung Pinang, meski diperpanjang namun kapal dan prajurit TNI tak lagi tergabung dalam Satgas pencarian pesawat tersebut. Dansatkor Koarmada I mengatakan, hari ini unsur TNI AL dinyatakan selesai untuk dukungan ke Basarnas, dan semua unsur ditarik ke pangkalan.

Hal itu diungkap, Kolonel Laut (P) Isswarto saat di dermaga JICT 2 Tanjung Priok di masa akhir penugasan di Satgas gabungan pencarian pesawat Lion Air. Menurutnya, kepastian berakhirnya tugas mendukung Basarnas diketahui menjelang sore, saat ini kami tengah bersiap untuk kembali ke pangkalan.

Semua unsur prajurit dan Kapal KRI TNI Angkatan Laut ditarik ke pangkalan.foto:linda herawati.

Di hari terakhir tergabung dalam SAR tersebut penyelam-penyelam hanya mendapat puing-puing pesawat, dan memang saat itu cuaca dalam kondisi mendung. Meski sonar diaktifkan dari kapal-kapal TNI AL namun kondisi di dalam perairan gelap. Hal itu menyulitkan penyelam melihat di kedalaman air, dan benda-benda di seputar penyelam sulit terlihat.

“Untuk TNI yang dukungan ke Basarnas untuk SAR selesai hari ini, dan kita laporkan ke Komando atas. Semua unsur baik prajurit maupun kapal kita tarik ke pangkalan. Selanjutnya yang masih melakukan pencarian KN Baruna Jaya dan penyelam dari Posi.

Selama bergabung dalam satgas tersebut, penyelam TNI AL berhasil menemukan bodi, barang-barang milik korban, jenazah, dan yang membanggakan adalah menemukan kotak hitam yang menjadi kunci bagaimana mengetahui penyebab pesawat itu jatuh setelah beberapa menit lepas landas dari bandara Soekarno-Hatta.

Sebelum prajurit Taifib Marinir menemukan kotak hitam, KRI Rigel dengan kecanggihan alatnya “menyapu” kedalaman perairan Tanjung Karawang dengan sonar scan. Alat tersebut selain memberikan citra dasar perairan juga “membatasi” radius pencarian sehingga penyelam tak terlalu menyisir lokasi yang diduga titik jatuhnya pesawat.

Masih satu bagian kotak hitam yang belum ditemukan berisi percakapan pilot, termasuk beberapa jenazah korban yang belum ditemukan. Semoga Basarnas mampu menemukan itu, meski satgas sudah tak lagi didukung TNI AL.linda.

Leave a Reply