Sriwijaya Air Jatuh, Penyelam TNI AL Kumpulkan Tiga Kantong Serpihan Pesawat

Home, Matra

Jakarta, inspiras1nusantara, Hari kesembilan pencarian korban Sriwijaya Air SJ 182, Satgas gabungan belum berhasil temukan memori percakapan di cokpit pesawat (VCR). Namun tim berhasil mengumpulkan tiga kantong serpihan pesawat termasuk tulang belulang penumpang yang menjadi korban jatuhnya Sriwijaya Air di perairan pulau Seribu.

Asops Pangkoarmada l Kol. Laut (P) I Gung Alit Jaya, S.H.,M.Si mengatakan, sejak pukul 06.00 tim penyelam TNI AL yang terdiri dari Dislambair, Kopaska, Denjaka, dan Yontaifib sudah melakukan penyelaman. Mereka fokus mencari korban jatuhnya Sriwijaya Air.

“Karena kondisi cuaca yang kurang baik dan visibiliti di kedalaman air mulai berkurang, tim memutuskan naik ke permukaan dan menghentikan pencarian. Upaya mereka menemukan memori VCR belum berhasil namun berhasil mengumpulkan dan mengangkat serpihan pesawat”, tandasnya.

Sebelum diserahkan ke Basarnas, serpihan pesawat disempot desinfektan guna cegah penyebaran covid-19.foto:linda herawati.

Dikatakan, tiga kantong serpihan pesawat dievakuasi ke KRI Kurau dan dibawa ke dermaga JITC guna diserahkan ke Basarnas selaku kordinator pencarian korban.” Kantong-kantong itu kita serahkan ke Basarnas dan nanti akan diserahkan ke DVI Polri dan KNKT guna pemeriksaan lebih lanjut”, tambahnya.

Esok atau hari kesepuluh satgas tetap fokus pada pencarian korban, namun demikian mereka tidak mengesampingkan pencarian memori VCR dan serpihan-serpihan pesawat. Sampai kapan waktu pencarian akan dihentikan, hingga saat ini belum ada informasi apakah pencarian dihentikan atau dilanjutkan, mengingat penambahan tiga hari pencarian berakhir esok hari. Semoga ada titik terang, tim penyelam bisa menemukan benda yang paling dicari saat ini, memori VCR agar bisa diketahui penyebab jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182.linda.

Leave a Reply