Serda Poppi Tri Anggraini Ikut Terjun Bebas di HUT Pomal

Home, Matra

Jakarta, inspiras1nusantara, Penerjun-penerjun TNI Angkatan Laut memukau masyarakat saat menyaksikan satu per satu prajurit menjejakan kaki di zona pendaratan. Yang menarik, satu dari belasan prajurit yang terjun adalah Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), ia sukseskan menjalankan misi pendaratan meski hujan deras menyelimuti pendaratan.

Peserta upacara, tamu yang hadir serta masyarakat saat peringatan HUT Ke-73 Puspomal disuguhkan beragam atraksi, salah satunya terjun bebas (freefall) prajurit TNI AL. semua yang hadir memberi apresiasi pada prajurit-prajurit terutama dengan Serda PDK/W Poppi Tri Angriani karena dialah satu-satunya prajurit wanita TNI AL yang meramaikan acara tersebut.

Menurut pengakuannya, karena cuaca kurang bersahabat, terjun bebas Hari Jadi Puspomal nyaris dibatalkan padahal para penerjun ini sudah mengudara menggunakan pesawat milik TNI AL yang lepas landas dari Lanud Pondok Cabe. Saat di udara para penerjun tersebut tahu bila saat itu hujan mulai turun, terlihat dari kaca jendela pesawat.

Para penerjun foto bersama Danpuspomal. foto:linda herawati.

Ia pun menceritakan pengalamannya saat terjun dari ketinggian diatas 2000 kaki pada puncak acara HUT Puspomal. “Karena sudah terlanjur lompat, penerjunan tetap dilanjutkan. Saat saya keluar pintu, wajah saya sakit kena air hujan seperti dilempari kerikil untungnya mata saya terlindung karena pakai kacamata terjun. Saya tetap fokus seperti biasanya terjun dan mendarat di titik yang ditentukan”, ujarnya.

Ketika anggota Satuan Aspotmar Koarmada I ini mendarat, kakinya sempat tergelincir di matras yang basah karena hujan. Berkat latihan rutin, ia mampu menyeimbangkan pendaratan meski dalam posisi setengah duduk bukan pada posisi sempurna berdiri saat menyentuh titik pendaratan.

Gemuruh tepuk tangan mengema saat ia berhasil menyentuh matras persegi empat di titik pendaratan, ia pun langsung memberi hormat usai menggulung parasut yang ia kenakan saat penerjunan. Baginya sebagai prajurit TNI terjun bebas adalah kemampuan yang harus dikuasai, meski dalam kondisi cuaca hujan maupun terik.

Ia juga mengakui, jika hujan penerjun sedikit menantang, angin yang bertiup kadang berubah-ubah beda dengan kondisi cerah, angin yang datang stabil dan memudahkan pendaratan. Menurutnya, tidak ada persiapan khusus saat penerjun di HUT Puspomal, hanya intensitas latihannya ditambah terutama beberapa hari menjelang perayaan tersebut.

Saat semua penerjun mendarat, mereka segera menghadap Danpuspomal Laksma TNI DR. Nazali Lempo, SH, M.H dan memberikan kado ulangtahun Ke-73 Puspomal. Usai memberikan kado, mereka pun berfoto bersama.linda.

Leave a Reply