Serda Maria, Instruktur Senjata Wanita Satu-satunya Pusdikpal Kodiklatad

Home

Jakarta, inspiras1nusantara, Umumnya masyarakat kaget dan heran jika tahu ada perempuan akrab dengan senjata tapi di lingkungan militer hal itu lumrah. Yang membuat geleng kepala itu, ada perempuan cantik jadi instruktur bongkar pasang senjata berat, bongkar pasang senjata ringan saja prajurit pria belum tentu secepat dia, bagaimana bongkar meriam yang perkakasnya lebih rumit.

Instruktur itu adalah Serda Maria (K) Maria Jacoba Samuel, satu-satunya instruktur atau pelatih bongkar pasang persenjataan Kavaleri. Menurutnya ada jenis senjata yaitu ringan dan berat, senjata ringan adalah senjata genggam seperti pistol sedangkan senjata berat semacam meriam.

Sebelum menjadi instruktur, Maria memang menyukai senjata sejak kecil. Maklum karena ia kental dengan dunia militer, ayahnya pensiunan Marinir dengan pangkat terakhir Kolonel dan jabatan yang terakhir diemban LO Angkatan Laut di Kodam Trikora.

Serda K Maria J.S. bersama siswa Pusdikpal.foto:linda herawati.

Sering melihat ayahnya membawa senjata, membuat Maria menyukai senjata, ia pun mendaftarkan diri calon Bintara TNI AD dan dilantik sebagai prajurit Angkatan Darat 2015. Lalu ia berdinas di Pusdikpal sejak 2016.

Perempuan berdarah Sanger dan Ambon ini mengaku, selama empat tahun berdinas di Pusdikpal sudah mempelajari senjata, untuk senjata ringan mungkin tingkatannya mahir sementara senjata berat dia baru mempelajari meriam 76mm senjata milik Satuan Arteleri Medan (Armed).

Meski posisi dia di Pusdikpal sebenarnya berada di staf, namun sering kali ia diminta mengajarkan siswa tentang persenjataan. Saat Dispenad mengadakan media tour ke Pusdikpal, para siswa mendemokan bagaimana membongkar meriam dibawah instruktur Maria.

Maria sendiri senang bisa menjadi prajurit Korps Wanita Angkatan Darat, ditambah kesukaanya dengan senjata, maka kita diminta memilih Kecabangan ia pilih Persenjataan. Dan ia mengingatkan semua pada kita semua terutama yang ingin jadi prajurit dan ditempatkan di Persenjataan jangan berkecil hati. Karena di Persenjataan, ilmu dan pengetahuan kita bakal bertambah seiring dengan perkembangan teknologi.linda.

Leave a Reply