Selamatkan Orang di Laut Banda, 7 Prajurit Remaja Kostrad Diapresiasi Pangkostrad

Home, Matra

Jakarta, inspiras1nusantara, Tujuh prajurit remaja Kostrad dapat apresiasi Pangkostrad, ketujuh prajurit tersebut berhasil menyelamatkan penumpang kapal laut yang jatuh di laut Banda saat dalam perjalanan dari Makassar menuju Papua. Peristiwa heroik itu, mereka lakukan seusai mengikuti pelatihan prajurit baru Kostrad dan hendak mengikuti prosesi masuk Satuan Kostrad.

Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han) mengapresiasi perbuatan tujuh prajurit remaja Kostrad yang peduli terhadap keselamatan orang lain. Ia mengatakan, apresiasi ini menjadi contoh teladan bagi prajurit lain untuk berani bertindak dan bersikap sesuai dengan latihan yang pernah mereka terima sebelum menjadi prajurit.

“Kecepatan langkah mereka mengambil keputusan dan tindakan ini yang patut saya banggakan pada mereka. Ketujuhnya ini adalah prajurit muda yang baru akan masuk ke Kesatuan, mereka baru saja selesai latihan standarisasi Cakra. Apa yang mereka terima, mereka langsung mengaplikasikan dalam praktek sebagai seorang prajurit. Ini yang luar biasa, dalam situasi yang membahayakan mereka langsung bertindak”, tegasnya.

inilah tujuh prajurit remaja Kostrad selamatkan penumpang kapal laut yang jatuh di laut Banda.foto:linda herawati.

Menurutnya, mereka terpanggil untuk menyelamatkan rakyat yang terkena musibah, dan mereka tidak ragu dalam mengambil tindakan karena mereka punya keyakinan. Apa yang ditanamkan Pangkostrad bagi semua prajurit yaitu menjalankan takdir sebagai prajurit Kostrad, selalu melatih diri untuk menjadi prajurit profesional dalam sikap dan tindakan mereka aplikasikan.

Sementara tujuh prajurit yang mendapat penghargaan Pangkostrad mengungkapkan, saat peristiwa itu terjadi KM Lauser dalam perjalanan menuju Papua dengan kodisi cuaca buruk. Angin bertiup kencang dan gelombang tinggi menghantam kapal, tanpa terduga ada seorang penumpang terjatuh saat berada di deck kapal.

Ketika korban terjatuh ke laut Banda yang kita ketahui adalah laut dalam, tak ada seorang pun termasuk awak kapal menolong korban. Mengetahui hal itu, satu dari tujuh prajurit remaja langsung terjun ke laut dan menyelamatkan korban, lalu seorang lagi ikut lompat ke laut untuk membantu keduanya. Begitu ketiganya berada di sisi kapal, lima prajurit lainnya berusaha mengangkat ketiga orang yang berada di laut.

Bahu membahu tujuh prajurit remaja itu berhasil menyelamatkan korban, andai saja tak ada tujuh prajurit remaja Kostrad dalam Kapal tersebut entah apa yang terjadi pada korban yang jatuh. Padahal saat itu kapal dalam kecepatan cukup kencang, angin kencang dan gelombang tinggi, sekian menit saja tak ada yang menolong mungkin korban akan terkatung-katung di tengah laut.linda.

Leave a Reply