Penyuluhan Komponen Cadangan dan Pendukung TMMD ke 102 Kodim Lotim

Matra

Lombok, inspiras1nusantara, Peran serta masyarakat Indonesia dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diatur dalam Pasal 30 UUD 1945 yang kemudian dipertegas kembali dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan. Dalam Pasal 8 UU Pertahanan dijelaskan tentang komponen cadangan dan komponen pendukung.

Kaitan dengan itu, Kodim 1615/Lotim selaku penyelenggara TMMD ke 102 tahun 2018 menggelar penyuluhan tentang kemampuan komponen cadangan dan komponen dukungan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur NTB, Sabtu (20/7).

Penyuluhan yang dirangkai dengan sholat Isya berjamaah di Masjid Nurul Quba Dusun Sisi Longkang Desa Sukaraja Kecamatan Jerowaru diikuti seluruh jamaah dengan Nara Sumber Lalu Mustafa Bakri, S.Pd., yang dihadiri Kades Sukaraja Ahmad Zainuri beserta anggota Satgas TMMD.

Kades Sukaraja dalam sambutannya menjelaskan beberapa sasaran fisik yang menjadi program TMMD di desa yang dipimpinnya. “Dari program TMMD ini, desa kita mendapat program pembuatan Poskamling, pemasangan gorong-gorong dan pembuatan jalan sepanjang 1400 meter. Dalam waktu dekat kita akan mendapat kunjungan dari Mabes TNI AD untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kegiatan TMMD”, sebutnya.

Sementara Nara Sumber (Lalu Mustafa Bakri) pada kesempatan tersebut menyampaikan kegiatan TMMD di wilayah kita selain mengerjakan sasaran fisik juga ingin bersatu dengan masyarakat dan ingin manunggal bersama rakyat dengan harapan kehadiran TNI di desa dapat memberikan manfaat positif bagi desa kita.

“Komponen utama dalam pertahanan dan bela negara yakni Tentara Nasional Indonesia yang diatur dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, sementara kita adalah bagian dari komponen cadangan ataupun komponen pendukung”, terang Pak Lalu sapaan akrab Nara Sumber.

Dilanjutkannya, komponen cadangan maupun pendukung harus bekerja sama dengan komponen utama yakni TNI dalam setiap hal untuk membela dan mempertahankan NKRI dari setiap ancaman, gangguan dan tantangan yang dapat menghancurkan dan merusak kedaulatan NKRI.

“Jadi melalui kegiatan TMMD ini mari kita melatih diri untuk saling mendukung dan bekerja sama menuntaskan semua program TMMD, karena jika semua sasaran sudah finis atau selesai kita masyarakat juga yang akan memanfaatkannya untuk kepentingan bersama”, punkasnya.pendim/linda.

Leave a Reply