Marinir Wilayah Jakarta Upacara Bendera

Matra

Jakarta, inspiras1nusantara, Komandan Resimen Kaveleri (Danmenkav) 1 Marinir Kolonel Marinir Achmad Sochfan memimpin Upacara Bendera Tujuh Belasan, di lapangan apel Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta.

Upacara Bendera yang dilaksanakan setiap tanggal 17 tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengingatkan kita pada perjuangan para Pahlawan dan generasi pendahulu yang telah melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 17 Agustus 1945 dan sebagai sarana Komando guna menjalin sinergitas dan komunikasi antara pimpinan, staf dan anggota agar setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi dapat dipahami secara seksama.

Kegiatan diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih dengan diiringi lagu Indonesia Raya dan mengheningkan cipta lalu dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara, Pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Sertu Mar Ali Muhsinin, Pengucapan Sapta Marga olehKopda Mar Marfuat dan Pembacaan Panca Prasetya Korpri oleh PNS Muchtarom.

Dalam amanat tertulis yang dibacakan Danmenkav 1 Marinir, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menyampaikan tanggal 17 April 2019 merupakan tonggak strategis bagi bangsa dan negara Indonesia. Pemilihan Umum serentak telah dilaksanakan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden serta anggota Legislatif, dari tingkat pusat sampai tingkat Kabupaten/Kota. Keberhasilan pelaksanaan Pesta Demokrasi tersebut tidak terlepas dari peran serta seluruh Prajurit dan PNS TNI, baik itu sebagai bagian dari komponen bangsa, maupun bagian dari TNI sebagai sebuah institusi.

“Oleh karena itu saya ingin menyampaikan penghargaan yang tulus dan terima kasih kepada seluruh prajurit dan PNS TNI, dimanapun berada dan bertugas. Pengorbanan saudara-saudara dan keluarga di rumah, menjadi pondasi yang kokoh bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk tetap laksanakan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing. Perbedaan pandangan dan pilihan tidak berarti persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa yang besar harus terkikis,” kata Panglima TNI.

Mengakhiri amanatnya Panglima TNI mengingatkan bahwa rangkaian Pemilu belum berakhir, dan penyelenggaraan Pemilu hanyalah salah satu dari perhelatan even nasional yang harus kita amankan. Masih banyak tugas-tugas kedepan yang membutuhkan peran serta TNI serta pemikiran dan perhatian dan seluruh prajurit dan PNS TNI. Oleh karena itu Panglima TNI ingatkan agar terus pelihara semangat dan kondisi mental serta fisik, supaya dapat menjalankan tugas secara prima.

Hadir dalam upacara tersebut Wadan Brigif 1 Mar Letkol Marinir ARH. Anggorojati, para Perwira Staf Kolak jajaran Pasmar 1 dan Dansatlak jajaran Pasmar 1.penkormar/linda.

Leave a Reply