Latihan Pertempuran Mupe Korps Marinir Resmi Ditutup

Matra

Lampung, inspiras1nusantara, Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir B/S Kolonel Marinir Bambang Hadi Suseno Resmi menutup Latihan Pertempuran Muara, Rawa, Sungai dan Pesisir (MUPE) tahun 2018 Korps Marinir, di Sarang petarung Harimau Sumatera Lampung Piabung.

Kegiatan latihan yang dimulai tgl 19 November s/d 06 Desember 2018, Problem Raid Amfibi, Tikontu, Serangan, Pertahanan dan Patroli, Latihan ini meliputi tehnik Menembak, Survival, Renang rintis, Mengemudi mopel, Navigasi darat, Intelijen tempur, Evakuasi Rawa, Sanjak dan Kontak Drill, Latihan ini melibatkan ribuan Prajurit Pasukan Marinir 1, Pasukan Marinir 2, Pasukan Brigade Infanteri 4 B/S dan pelatih dari Puslatpur 6 Antralina dan Puslatpur 8 Teluk Ratai Korps Marinir.

Upacara penutupan diawali dengan pembacaan Laporan latihan pelaksanaan MUPE oleh Kepala Pengawas dan Pengendali (Kawasdal) Letkol Marinir Datuk Sinaga dan dilanjutkan pelepasan tanda peserta latihan oleh Palaklat Kolonel Marinir Bambang Hadi Suseno.

Dalam kesempatan ini Komandan Brigade Infanteri 4 Mar B/S Kolonel Marinir Bambang Hadi Suseno membacakan Amanat Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H,.M.H,. M.Tr (Han), dalam amanatnya Dankormar mengatakan “Kita bersyukur atas diselenggarakannya latihan pertempuran di daerah Muara rawa sungai dan Pesisir Ini menjadikan prajurit yang profesionalisme akan semakin meningkat khususnya kemampuan bertempur daerah Muara, rawa, sungai, dan pesisir hal ini akan berdampak positif baik bagi satuan TNI maupun negara”.

kurang lebih 17 hari para peserta latihan telah mengikuti kegiatan pertempuran di daerah Muara Rawa sungai dan pesisir korps marinir tahun 2018 yang berupa latihan teknik dan taktik serta aplikasi di lapangan sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel korps marinir guna mengantisipasi dan menangkal timbulnya gerakan separatis bersenjata di wilayah Medan yang sulit untuk dijangkau seperti hanya Muara Rawa sungai dan pesisir sehingga dengan latihan ini diharapkan akan lebih memantapkan kemampuan personel di Medan operasi secara berhasil dan berdaya guna latihan ini merupakan upaya korps marinir untuk dapat meningkatkan kemampuan keterampilan dan profesionalisme prajurit guna menghadapi tuntutan tugas ke depan yang semakin kompleks dan dinamis walaupun dihadapkan dengan berbagai keterbatasan yang ada hal ini menunjukkan bahwa komitmen korps marinir tetap tinggi untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan operasional satuan tempurnya.

Diakhir amanatnya Dankormar berharap Dengan selesainya latihan ini seluruh peserta latihan akan memiliki kewaspadaan kemampuan dan keterampilan teknik dan taktik untuk mengantisipasi dan merespon terjadinya pemberontakan separatis bersenjata di daerah Muara Rawa sungai dan pesisir serta untuk menjawab permasalahan yang timbul di daerah rawan konflik bersenjata yang menjadikan Muara Rawa sungai dan pesisir sebagai basis operasi.

Hadir dalam kesempatan ini, Danlanal Teluk Ratai Lampung diwakili Palaksa Letkol Laut (P) Meldi S.E. Lampung, Danpuslatpur 8 Teluk Ratai Lampung Letkol Mar Abdi Zunanda Tambunan M.Tr. Hanla, Kapolsek Lampung AKP Zulkifli Rusli, serta para Perwira Staf Brigif 4 Mar B/S.penkormar/linda.

Leave a Reply