Koarmada II Gelar Lomba Penanggulangan Pembebasan Kapal atau VBSS Antar Satuan

Matra

Surabaya, inspiras1nusantara, Dalam rangka pembinaan satuan, Komando Armada II kembali menggelar lomba antar satuan yakni Lomba Kemampuan Pencarian, Penyergapan dan Pembebasan Kapal atau yang lebih dikenal dengan sebutan VBSS ( Visit Board Search And Seizure).

Lomba diikuti oleh para peserta dari satuan kapal di jajaran Koarmada II, yakni Satuan Kapal Eskorta, Satuan Kapal Bantu, Satuan Kapal Amfibi, Satuan Kapal Cepat, Satuan Kapal Ranjau dan Satuan Kapal Selam serta dua peserta lainnya dari Satkopaska dan Dislambair. Sehingga total ada 8 peserta yang berupa tim kecil beranggotakan 7 orang prajurit.

Menurut Komandan Satkopaska Kolonel Laut (T) Ariyadi sebagai penyelenggara lomba mengatakan, Tim VBSS dalam pelaksanaan nyata adalah sebuah tim kecil yang memiliki kemampuan pencarian, penyergapan dan pembebasan kapal dan merupakan komponen wajib pada setiap KRI yang dimiliki oleh TNI AL.

“Karena pada lomba ini kita melakukan penilaian terhadap ketangkasan, kekompakan tim, ketepatan menembak sasaran, prosedur pemeriksaan serta tindakan,” jelas Ariyadi sapaan akrab Dansatpaska ini.

Saat pelaksanaan lomba, dikondisikan jika setiap tim mendapat perintah untuk menanggulangi tindak kejahatan yang dialami salah satu KRI jajaran Koarmada II. Setelah menerima briefing di Mako Satkopaska, para peserta berlari menuju dermaga sea rider. Menggunakan sea rider selanutnya mereka menuju KRI Karang Tekok sebagai tempat kejadian perkara.

Dari hasil penilaian ketat juri, tim VBSS dari Satuan Kapal Cepat berhasil menduduki peringkat III dengan total nilai 79. Disusul peringkat II ada tim VBSS Satuan Kapal Selam dengan nilai 84. Sedangkan peringkat I diraih oleh tim VBSS dari Satkopaska dengan total nilai 98.

Keberadaan lomba VBSS dalam rangka pembinaan satuan di Koarmada II ini mendapat tanggapan positif dari Panglima Laksda TNI Heru Kusmanto. Heru-sapaan karib orang nomor satu di Koarmada II mengungkapkan rasa bangga atas inisiatif yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit.

“Selanjutnya para prajurit harus tetap disiplin dalam berlatih agar selalu siap melaksanakannya (VBSS) pada saat tugas operasi,” tandas Heru.penarmada2/linda.

Leave a Reply