Keramahan Satgas TMMD Ke-101 Muna Barat, Hapus Citra Negatif Prajurit TNI

Matra

Laworo, inspiras1nusantara, Bila saja TMMD Ke-101 tak ada mungkin penilaian negatif tethadap prajurit TNI masih terus ada di benak warga Kusambi. Selama ini masyarakat disana menganggap anggota TNI itu orang yang sering menakut-nakuti rakyat, namunbegitu berinteraksi langsung dengan Satgas TMMD Kodim 1416/Muna anggapan itu sirna. Berkat keluwesan dan keramahan anggota Satgas, keakraban dan rasa persaudaraan begitu kental meski baru beberapa hari warga Kusambi berbaur dengan Satgas TMMD.

Beruntung warga desa Kusambi, Kecamatan Kusambi terpilih sebagai lokasi TNI Manunggal Masuk Desa, kalau tidak entah apa penilaian mereka bila bertemu dengan anggota TNI. Selama ini warga di sana mendapat informasi yang salah tentang prajurit TNI, hanya prilaku negatif yang mereka terima mengenai TNI.

Namun sejak kedatangan prajurit anggota Kodim 1416/Muna yang menjalankan program TMMD reguler, apalagi saat prajurit merenovasi sarana rekreasi Tugu Pesawat, dimana belasan warga Kusambi ikut membantu penyelesaian sasaran ke-sembilan tersebut. Rasa ingin tahu tentang prajurit TNI, ternyata bertolak belakang dari informasi yang mereka dapat selama ini.

Awalnya mereka ragu berinteraksi dengan Satgas, karena keramahan dan keluwesan anggota yang tergabung dalam satgas, keraguan itu sedikit demi sedikit hilang. Belum seminggu mereka bersinergi, keakraban layaknya teman lama kental terasa terutama warga yang selama ini menerima informasi yang tidak benar tentang TNI.

“Meskipun baru beberapa hari saya berinteraksi dengan bapak-bapak TNI, tetapi saya sudah seperti sudah mengenalnya bertahun-tahun,” ujar  La Budi Warga Kecamatan Kusambi Muna Barat kepada penrem 143.

Menurutnya, keramahan dan keluwesan pergaulan Prajurit TNI menghapus semua citra negatif yang selama ini dialamatkan kepada TNI. Entah dari mana informasi yang kurang baik itu mereka dapat, kalau saja Satgas TMMD tak datang ke desa itu, entah penilaian apa yang akan mereka berikan ke prajurit TNI.

“Selama ini kita selalu dicekoki dengan informasi yang selalu menyudutkan prajurit TNI, tetapi kenyataannya mereka adalah pribadi-pribadi yang santun dan baik hati,” ujar La Budi lagi.

Ia mengatakan, karena keramahan dan kesantunan para prajurit itupula yang membuat ia dan teman-temannya selalu hadir membantu personel Satgas TMMD Ke-101 untuk membenahi sarana rekreasi Tugu Pesawat di desanya.

Bahkan tanpa diminta pun La Budi bersedia kapanpun membantu Satgas TMMD, apalagi jika ia punya waktu luang, tidak ada kegiatan lain sama sekali. Rasa persaudaraan itulah yang mendorong ia mau ikut kerja bhakti mengerjakan sarana di desanya. “Kalau saya tidak ada kegiatan lain, saya pastikan untuk hadir di sini guna membantu Bapak-bapak anggota TNI,” imbuhnya.

La Budi  menegaskan kehadiran dirinya bersama warga lainnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan TMMD ke 101 Muna Barat adalah panggilan hati nurani sehingga tidak menuntut bayaran sepeser pun.

“Ini murni panggilan nurani karena mereka (Personel Satgas red) sudah mau membantu membangun desa kami, apalagi kami sebagai warga di sini,” jelasnya.

Karena itu, La Budi berharap, kegiatan prajurit TNI bersama Rakyat terus ditingkatkan sehingga Kemanunggalan TNI-Rakyat benar-benar terwujud. “Saya berharap kegiatan yang melibatkan TNI dan Rakyat seperti ini terus ditingkatkan karena kami merasakan bahwa TNI itu ada untuk rakyat,” pungkasnya.

Untuk diketahui Desa Kusambi merupakan salah satu sasaran Satgas TMMD ke 101 Muna Barat. Di Desa Kusambi sasaran Satgas TMMD adalah melakukan pembenahan terhadap sarana rekreasi Tugu Pesawat.

Alhasil kebersamaan Prajurit TNI dan warga selalu terlihat setiap hari saat warga secara sukarela datang membantu Prajurit TNI untuk menyelesaikan target sasarannya di desa tersebut.penrem143/apr.

Leave a Reply