Kapuspen: Penumpukan Kolonel dan Pati Bukan Baru-baru Ini

Home, Matra

Jakarta, inspiras1nusantara, Pusat Penerangan TNI menggelar dialog dengan media sekaligus mengenalkan Balai Media di Kramat Raya, Jakarta. Salah satu isu yang dipertanyakan media adalah mengenai menumpuknya Kolonel dan Pati non job di lingkungan TNI, seperti yang pernah diungkap Panglima TNI saat Rapim TNI beberapa waktu lalu.
Kapuspen TNI, Mayjen TNI Sisriadi mengatakan, persoalan tersebut bukan baru-baru ini, tapi sejak keluarnya Peraturan yang memperpanjang masa dinas anggota TNI dari 32 tahun menjadi 35 tahun. Bahkan dirinya pernah memperkirakan problem itu akan terjadi setelah Peraturan tersebut dikeluarkan pada tahun 2010.

“Saat Peraturan itu diterbitkan hanya menyebutkan masa perpanjangan dinas, tapi tidak mengatur perhitungan masa kenaikan Pangkat. Tahun ini Panglima mengeluarkan Keputusan yang mengatur jenjang kenaikan Pangkat yang disesuaikan dengan masa perpanjangan dinas TNI”, ungkapnya.

Selain memperhitungkan jenjang Kepangkatan, Mabes TNI membahas jabatan fungsional di beberapa Kementerian yang bisa diisi anggota TNI aktif. Hal itu, sudah dibicarakan beberapa tahun sebelum problem kelebihan pangkat Kolonel dan Pati dibuka ke publik. Saat ini hanya menunggu Peraturan Menteri (Permen) saja, semuanya sudah dibahas.

“Awalnya mungkin baru guru atau pengajar dan bidang kesehatan yang diisi TNI aktif, untuk bidang keahlian lain belum. Itu saja bisa menyerap banyak. Selain itu, ada pemekaran organisasi seperti penambahan Armada III di TNI AL, Koopsau III, dan Divisi III Kostrad”, tandasnya.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi berdialog dengan media. foto:linda herawati.

Hal lain yang dipertanyakan media adalah mengenai netralitas TNI di Pileg dan Pilpres April mendatang, menurutnya, natralitas TNI bukan hanya diucapkan tapi benar-benar real dilapangan. Semua Kotama di lingkungan TNI menyiapkan petunjuk, baik berupa buku saku, telegram atau dalam bentuk komik agar mudah dimengerti prajurit yang masih remaja.

Ia mengatakan, bahkan Panglim TNI dan Kapolri melakukan road show ke daerah-daerah guna menegaskan bahwa TNI-Polri netral di pemilu nanti. Sekaligus menunjukan soliditas TNI-Polri dalam pengamanan pemilu yang proses yang tengah berjalan.

Diakhir dialognya, Kapuspen kembali mengatakan, Balai Media bisa dimanfaatkan awak media yang ingin membuat berita atau konfirmasi ke pihak Puspen. Perangkat maupun fasilitas internet pun disediakan bagi awak media yang mampir ke balai tersebut.linda.

Leave a Reply