Insiden Tank M113, Ada Kesalahan Prosedur Pengoperasian

Home, Matra

Jakarta, inspiras1nusantara, Peristiwa terperosoknya Tank M113 milik Yonif Mekanis Raider 412/6/2 yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia, saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak Puspom TNI AD. Diduga kecelakaan tersebut karena kesalahan prosedur perintah pakai alutsista, meski Tank sendiri dalam keadaan laik pakai.

Demikian menurut Aspam Kasad Mayjen TNI Muh. Nur Rahmad didampingi Kadispenad dan Danpuspom, di Mabesad, Jakarta. Menurutnya, Tank M113 setelah dilakukan pemeriksaan, kendaraan tempur itu dalam kondisi laik pakai, saat peristiwa itu terjadi digunakan untuk pengenalan alutsista ke murid PAUD.

“Kendaraan tempur boleh saja dimanfaatkan masyarakat, asal ada pengajuan surat ke Kasad, jika disetujui turun surat perintah ke Kesatuan hingga sampai ke Batalyon.Dalam kasus tersebut Tank digunakan membawa masyarakat sipil tanpa surat perintah dari Pimpinan”, tegasnya.

Mabesad Beri keterangan pers terkat insiden Tank M113.(foto: linda herawati)

Karena itu menurutnya, Komandan Batalyon Yonif Mekanis Raider 412/6/2 akan dimintai pertanggungjawabannya karena kecelakaan tersebut. “Kesalahan prosedur ini akan ditindaklanjuti. Tanggung jawab yang pasti berada di tangan komandan batalyon. Dia yang menerima perintah itu karena dia tidak melapor ke atas, dia yang bertanggung jawab”, tandasnya.

Sementara itu, Danpuspom TNI AD Mayjen TNI Rudi Yulianto mengatakan, pihaknya membantu penyelidikan terkait kecelakaan tersebut. Dan hasil pemeriksaan mereka telah diserahkan ke POM Purworejo.

Dikatakan, Puspom telah memeriksa lima saksi yang mengetahui peristiwa kecelakaan Tank Mi113. Sedangkan pasal yang disangkakan 2 pasal militer dan pasal KUHP dalam kasus kecelakaan tersebut.

Sementara Tank M113 milik Yonif Mekanis Raider 412/6/2 sudah ditarik ke darat setelah terperosok ke sungai Bogowonto di Kabupaten Purworedjo. Setelah diperiksa kendaraan tempur itu masih bisa beroperasi seperti sedia kala..

Dengan terjadi peristiwa itu, Nur Rahmad menegaskan, insiden itu menjadi pelajaran bagi TNI AD, dan jika masyarakat ingin mengenal alutsista milik TNI seperti Tank tak perlu dioperasikan, cukup dilihat dan dinaiki, dengan kata lain Tank hanya parkir tanpa dinyalakan mesinnya.linda.

Leave a Reply