Go Nuklir, SDM Indonesia Siap

Home, Nasional

Jakarta, inspiras1nusantara, Mempersiapkan penggunaan PLTN, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) terus mensosialisasikan teknologi nuklir, bahkan gencar “mencetak” ahli-ahli nuklir, dengan membuka diri lewat Pusdiklat maupun memperbolehkan kalangan akademisi maupun perusahaan menggunakan alat yang ada di Batan. Intinya sumber daya manusia (SDM) Indonesia siap menyongsong pembangkit listrik tenaga nuklir, Go Nuklir.

Kepala Batan, Djarot S.  Wisnubroto mengatakan, pihaknya membuka tangan lebar-lebar bagi siapapun yang ingin mengetahui dan memanfaatkan teknologi nuklir. Hal itu merupakan bentuk layanan negara pada masyarakat sekaligus mengenalkan manfaat nuklir bagi masyarakat.

Humas Batan selaku moderator mengawali keterangan pers.foto:linda herawati.

“Nuklir sejak namanya lahir sudah ‘dikutuk’, padahal faktanya tidak, banyak manfaat dari penerapan teknologi nuklir. Jangan-jangan kita beli apel di supermarket, apelnya mungkin sudah di iridiasi di negara asalnya, kita saja yang tidak tahu. Makanya banyak pengusaha makanan enggan memasang label tanda produknya sudah diradiasi”, kilahnya.

Inilah tantangan Batan mensosialisasikan nuklir bagi masyarakat, dimana kita sendiri kurang menyadari padahal nuklir sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. Seperti sinar X-ray, rontgen, atau rekayasa makanan, itu semua menggunakan teknologi nuklir, yang jarang kita sadari.

Bicara kesiapan SDM, Batan sudah menghasilkan ratusan bahkan ribuan ahli nuklir lewat Pusdiklat dan Perguruan Tinggi mereka, dan hampir rata-rata pekerja yang menangani radiasi nuklir baik di perusahaan maupun rumahsakit pernah merasakan pelatihan di institusi tersebut yang didaulat pemerintah sebagai pusat penelitian dan pengembangan nuklir.

SDM nuklir di Indonesia tak hanya sebatas operator alat teknologi nuklir, tapi juga mengembangkan dan menghasilkan teknokogi. Seperti alat rontgen di rumahsakit, alat deteksi radiasi dan, ada pula yang menghasilkan cat anti radar. Menurut kabar, cat tersebut bakal dimanfaatkan TNI dan perusahaan lain terkait kegunaannya.

Karena itu, Batan mengadakan temu pelanggan dan calon pelanggan, guna mengetahui banyaknya manfaat dari teknologi nuklir. Dan Batan berharap, mereka menjadi ‘corong’ ke masyarakat bahwa teknologi nuklir banyak manfaatnya dan aman.linda.

Leave a Reply