Fu Yuan Yu Dirampas Negara, Jadi Kapal Pendidikan

Home, Nasional

Jakarta, inspiras1nusantara, Kapal ikan berbendera China yang melakukan illegal fishing di perairan Indonesia tidak akan ditenggelamkan, dan dirampas Negara untuk dijadikan kapal pendidikan. Hal itu dikatakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, di Jakarta.

Dijelaskan Pengadilan Negeri Kupang telah menjatuhkan hukuman kepada nakhoda dan kepala kamar mesin kapal Fu Yuan Yu 831. Keduanya terbukti melakukan tindak pidana perikanan dan dijatuhi hukuman denda masing-masing Rp 100 juta.

“Penanganan perkara disidik Pangkalan PSDKP (Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) Kupang dan dituntut Kejaksaan Tinggi NTT. Pada tanggal 26 Februari kemarin diputus oleh pengadilan negeri, majelis hakim memutuskan bahwa Wong Zhi Yi dan Li Zao Peng masing-masing sebagai nakhoda dan kepala kamar mesin, bersalah melakukan tindak pidana perikanan, dijatuhi hukuman denda masing-masing Rp 100 juta,

Dia menyatakan, kapal raksasa berukuran 589 gross ton ini akan dijadikan sebagai kapal pendidikan. “Kapal raksasa-raksasa ini kita (KKP) bawa keliling ke pelabuhan-pelabuhan Indonesia, kita perkenalkan kepada anak-anak sekolah dan Mahasiswa Indonesia,” ujar Susi saat konferensi pers di gedung Mina Bahari, Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (foto: linda herawati)

Dikatakan, masyarakat dapat melihat kapal sebesar itu telah memasuki perairan Indonesia dan mengambil sumber dayanya. “Melihat betapa besarnya (kapal), betapa laut kita selama ini diaduk-aduk oleh mereka (pencuri ikan), biar tahu untuk menjadi pendidikan anak bangsa dan kita semua,” tegas Susi.

Untuk mewujudkan impiannya itu, Susi masih perlu menunggu dan berkordinasi dengan Bea Cukai dari Kementerian Keuangan. “Nanti kita sama-sama melihat, sambil menunggu serah terima dengan Bu Sri Mulyani,” ujar Pemilik Maskapai Susi Air ini.

Kapal berbendera China ini ditangkap Pemerintah Indonesia pada November 2017 lalu. Selanjutnya, pada 26/2/2018 kemarin Pengadilan Negeri Kupang memutus bersalah pada nakhoda dan Kepala Kamar Mesin Zi Yi dan Zhaofeng. Mereka dijatuhi hukuman masing-masing pidana denda sebesar 100 juta rupiah.

Setelah melewati proses penyidikan dan penuntutan, proses penanganan perkara yang disidik oleh Stasiun PSDKP Kupang dan dituntut oleh Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Majelis hakim juga memutus agar barang bukti kapal Fu Yuan Yu 831 dirampas negara.

“Kapalnya jadi barang bukti dan uang hasil pelelangan barang bukti ikan sejumlah 540.000.000 Juta Rupiah agar dirampas untuk negara”, ujarnya.linda.

Leave a Reply