ESQ Rayakan Milad Ke-18, Dwiki Darmawan dan Nurhayati Terima Penghargaan

Home, Megapolitan

Jakarta, inspiras1nusantara, ESQ Leadership Center kini telah berusia 18 tahun, saat merayakan usia tersebut mereka memberikan penghargaan untuk dua tokoh yang dinilai punya kecerdasan intelektual. Dan juga punya dedikasi pada pembangunan karakter bangsa.

Pendiri lembaga tersebut Dr. H.C. Ary Ginanjar Agustian mengatakan, ESQ hanya lembaga kecil dan mencoba menghidupakan kembali sendi-sendi Islam yaitu Rukun Iman, Rukun Islam dan Ihsan yang biasa disingkat menjadi 165 dimana selama ini seakan terpendam dan dilupakan.

Menurutnya mensyukuri perjalanan perjuangan menyebarkan nilai-nilai 165 ke berbagai wilayah, ESQ menggelar acara untuk para alumni, charity fun, dan ESQ Award. Dan dua tokoh yang terpilih mendapat penghargaan dari lembaga ini adalah Dwiki Darmawan dan Nurhati Subakat.

DR.H.C Ary Ginanjar Agustian bersama Menteri Pariwisata Arif Yahya.(foto: linda herawati)

Kedua tokoh ini dinilai memiliki kecerdasan intelektual serta memiliki moral yang baik, layak menjadi contoh bagi masyarakat. Selain itu, kedua tokoh yang diganjar penghargaan itu, pantas menjadi panutan ESQ.

“Kami memilih Dwiki Darmawan karena tiga kecerdasan yang dimiliki, cerdas karena intelektual dimana kinerja performance-nya, ia melanglang buana untuk membangun budaya Indonesia dan seni. Kedua adalah moral dia terbebas dari narkotik, dan ketiga hati nurani spiritualnya juga hidup, itu yang membuat dia terpilih”, tandasnya.

Sementara penilaian Nuhayati si pemilik produk kosmetik berlabel lokal ini, karena ia seorang perempuan bukan hanya punya sifat yang baik tapi juga berprestasi untuk bersaing melawan produk kosmetik asing.

Baginya usia 18 tahun ESQ akan terus menyuarakan pentingnya karakter bangsa, karena selama 18 tahun pihaknya terus menyuarakan itu. Agar apa yang telah lama mereka suarakan tak padam, bahwa karakter bangsa itu penting.

“Kedua Indonesia emas sebagai cita-cita harus kita kumandangankan, Indonesia emas 2020 Indonesia berkarakter, Indonesia 2030 Indonesia sejahtera, Indonesia adidaya. Itu semua harus kita kumandangkan agar bangsa tetap punya cita-cita dan harapan”, kilahnya mengakhiri perbincangannya dengan media.linda.

Leave a Reply