Danrem 052/Wkr Sentil Media, Kurang Gugah Rasa Nasionalisme Masyarakat

Matra

Jakarta, inspiras1nusantara, Media sebagai pilar ke-empat punya peran strategis membentuk jiwa nasionalisme masyarakat, sayangnya hampir sebagian besar media massa melupakan hal itu. Komandan Korem 052/Wijayakrama kembali mengingatkan peran penting media dalam membentuk kesadaran nasional demi kemajuan bangsa. Banyak hal yang bisa dilakukan media membangun jiwa-jiwa nasionalisme lewat berita yang mereka terbitkan, bukan sekedar informasi semata.

Hal itu disentil Danrem 052/Wkr Kol. Kav. Agustinus Purboyo saat menggelar pertemuan dengan insan media, di salah satu rumah makan di kawasan Serpong, Tangerang. Menurutnya, banyak hal-hal positif yang bisa menggugah rasa nasionalisme masyarkat kadang luput ‘diviralkan’ media. Ia mencontohkan, minimnya pemberitaan tentang sprinter muda Indonesia yang menjadi juara dunia pada kejuaraan atletik yunior di Finlandia.

“Saya dapat informasi itu dari youtube, masa yang memberitakan orang Amerika dan Finlandia. Padahal banyak media mengaku punya kecepatan pemberitaan detik ini ada peristiwa, detik ini juga viral. Tapi hari ini saya tidak menemukan pemberitaan tentang anak muda Indonesia juara dunia yunior lari 100 meter”, singgungnya.

Selain peristiwa dunia yang mengharumkan nama Indonesia, ia juga mengatakan kurangnya media ikut mensosialisasikan perhelatan akbar olahraga bangsa-bangsa Asia yang sebulan lagi bakal diselenggarakan di Jakarta dan Palembang.

Menurutnya, di wilayah Korem 052/Wkr bakal jadi ajang lokasi Asian Games, satu di pantai utara Jakarta dan satu lagi di Kabupaten Tangerang. “Sampai hari ini, belum ada media yang menginformasikan minimnya jalan masuk ke venue modern pentathlon di kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang”, pungkasnya.

Dikatakan, Asian Games ini sejarah bagi bangsa, dan banyak keuntungan yang akan diraih masyarakat dengan adanya perhelatan besar bangsa Asia. Tapi media memberitakan hanya sekali dua kali, dan jedahnya dari berita pertama ke berita kedua bisa sebulan. Padahal hal-hal itulah yang bisa membuat kita sebagai bangsa Indonesia bangga dipercaya menjadi tuan rumah pesta olahraga banga Asia.

Karena itu, ia menginginkan media ikut berperan membentuk jiwa nasionalisme masyarakat dengan berita-berita positif yang menggugah rasa nasionalisme. Paling tidak menyebarluaskan informasi Asian Games agar masyarakat ikut serta mensukseskan penyelenggaraan pesta olahraga bangsa Asia di dua daerah yang sudah ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan.

Atau beritakan hal-hal membanggakan kita sebagai bangsa Indonesia, ia pun kembali menyentil awak media, mendunianya Labuan Bajo dan Komodo bukan informasi dari kita tapi media asing. Padahal yang terjun ke sana dan sempat digigit komodo warga Indonesia namun namanya saja tidak disebut dalam tayangan tersebut.

Untuk itu, Danrem berharap awak media mulai saat ini menyebar informasi yang bisa memperkuat jiwa nasionalisme masyarakat dan bangga sebagai bangsa Indonesia, bukan memecah belah masyarakat dengan sentimen suku, ras, dan agama. Tapi menyebarkan informasi bagaimana menghargai perbedaan sebagai karakter bangsa, dengan kata lain harmoni dalam kebhinekaan.apr.

Leave a Reply