Danjen: Prajurit Kopassus Selain Profesional juga Harus Berakhlak dan Bermoral

Home, Matra

Jakarta, inspiras1nusantara, Serahterima Jabatan Komandan Jendral Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dari Mayjen TNI Madsuni ke Mayjen TNI Eko Margiyono dilakukan di Mabes TNI AD, lalu dilakukan penyerahan pasukan di Mako Kopassus. Danjen Kopassus, menginginkan selain profesional setiap prajurit Kopassus juga harus dilandasi moralitas dan akhlak karena itu landas kita bekerja.

Demikian diungkap Mayjen TNI Eko Margiono, seusai upacara penyerahan pasukan, di Cijantung, Jakarta. Menurutnya, Kopassus itu kesatuan khusus yang didesain kecil tapi profesional. Karena itu ia ingin menambahkan landasan bagi setiap prajurit akhlak dan moralitas.

Atraksi Prajurit Kopassus sambut Danjen baru.(foto: linda herawati)

“Saya diberi amanah sebagai Danjen Ke-30, tentunya saya tidak lepas dari pejabat-pejabat sebelumnya. Ada kesinambungan di Kopassus. Saya ingin menambahkan setiap prajurit Komando Pasukan Khusus harus berakhlak dan bermoral”, tegasnya.

Sementara itu, saat disinggung bakal disahkannya UU Terorisme, ia mengatakan, kami selaku prajurit bekerja atas Undang-Undang, UU TNI menyebutkan salah satu tugas kami adalah menangani teroris. “Kami tak ingin masuk di dalam polemik apakah yang sekarang dibahas. Sekali lagi kami bekerja secara profesional”, kilahnya menambahkan.

Ia menjelaskan, Undang-Undang mengatakan kami bisa terjun dan bisa melaksanakan tugas menangani terorisme, kami laksanakan. Karena itu, bangsa ini jangan saling memperkeruh suasana, saling mengadu domba diantara kita. Sebaliknya, mari duduk bersama dalam membangun negeri ini agar tetap utuh.

Saat dilontarkan pertanyaan terkait pembangunan cyber Kopassus sebagai antisipasi hoak, dengan tegas ia katakan, hoak hanya sebagian kecil tapi cyber yang dibangun menyangkut banyak hal, ancaman nyata saat ini. Ia pun menganologikan kamera rol film yang kini hilang tergerus zaman.

“Sama seperti Kopassus, kalau Kopassus tidak pernah mau beradaptasi dengan perubahan zaman, maka suatu saat kita akan dilindas oleh zaman. Berkaitan dengan cyber tadi, ancaman sudah sedemikian nyata, oleh karena itu kita juga harus mampu mengantispasi itu”, tuturnya.

Ia menegaskan sekali lagi, berkaitan dengan cyber, sekali lagi bukan hanya Kopassus, bagian lain juga menangani masalah cyber. “Hoaks hanya satu bagian serangan, berkaitan dengan cyber”, ungkapnya mengakhiri pembicaraan dengan media.linda.

Leave a Reply