Berkat Kesigapan Prajurit Korps Marinir dan Unit Damkar, Kebakaran di Komplek Marinir Tak Meluas

Matra

Jakarta, inspiras1nusantara, Sebuah musibah kebakaran terjadi di Komplek Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Senin sore (11/6/2018) sekitar pukul 16.15 WIB. Berkat kesigapan para prajurit Korps Marinir penghuni komplek dan prajurit yang didatangkan dari markas Marinir serta bantuan dari 16 unit Damkar Pemprov DKI Jakarta akhirnya kebakaran tidak meluas dan dapat teratasi sekitar pukul 17.30 WIB.

Kebakaran diduga dari korsleting listik, berawal dari munculnya asap hitam tebal yang keluar dari dapur rumah Koptu Mar Puji Widodo, yang berlokasi di Jl. Seroja IV. Saat kejadian rumah tersebut sedang kosong ditinggalkan penghuninya yang sedang mengantarkan keluarganya mudik lebaran.

Melihat peristiwa yang baru kali pertama terjadi di lingkungannya, para Marinir penghuni komplek yang sebagian besar baru pulang dari tugas, segera mengambil tindakan pemadaman, pengamanan dan penyelamatan sesuai _Standard Operating Procedure (SOP)_ bahaya kebakaran yang sering dilatihkan di satuan-satuan Marinir. Sebagian prajurit Marinir penghuni komplek langsung berupaya memadamkan titik api dan mengamankan rumah di kanan kiri agar kebakaran tidak menyebar dan meluas, sebagian meminta bantuan personel dari Markas Marinir Cilandak yang jaraknya sekitar 300 meter dari lokasi, sedangkan sebagian lagi menghubungi unit Damkar Pemprov DKI Jakarta untuk meminta bantuan mobil Damkar.

Perumahan di komplek Marinir Cilandak Jakarta Selatan dibangun dengan sistem kopel, di mana satu kopelnya memanjang terdiri dari puluhan rumah yang dihuni prajurit Korps Marinir dan keluarganya yang masih aktif. Musibah yang tidak menyebabkan korban jiwa tersebut menyebabkan 4 rumah di Jalan Seroja IV terbakar dengan menghanguskan sebagian isi rumah. Empat rumah yang terbakar tercatat dihuni oleh Koptu Mar Puji Widodo, Peltu Mar Titi Jaya, Serka Mar Ahmad Fauzi dan Pelda Mar Yosep Nanang.

Kadispen Korps Marinir Letkol Mar Ali Sumbogo, S.E. dalam siaran persnya menyatakan ikut prihatin dengan adanya musibah tersebut. Meskipun sudah berhasil ditangani, Korps Marinir tetap akan melakukan penyelidikan dan evaluasi agar musibah tidak terulang di kemudian hari. “Sebenarnya secara rutin dan periodik Korps Marinir sudah melakukan himbauan dan juga perintah agar seluruh prajurit Marinir selalu mewaspadai terhadap munculnya bahaya kebakaran, apalagi menjelang liburan Idul Fitri di mana sebagian rumah akan ditinggalkan prajurit untuk melaksanakan libur lebaran. Musibah kebakaran yang kali pertama terjadi di Komplek Marinir ini tentunya menjadi pelajaran bagi Korps Marinir, untuk lebih berhati-hati dan waspada”, ujar Kadispen.penkormar/linda.

Leave a Reply