Batalyon Komando 462/Pulanggeni, “Rebut Kuasai Kendalikan”

Home, Matra

Jakarta, inspiras1nusantara, Batalyon Komando 462/Pulanggeni satu dari Satuan Pasukan Khas TNI Angkatan Udara, memiliki kemampuan khas yaitu merebut sasaran dan mempertahankan objek strategis Angkatan Udara. Selain itu, Satuan ini juga menjalankan operasi selain perang seperti membantu korban gempa atau pemadaman kebakaran hutan.

Ketika TNI AU mengajak 26 penulis terbaik folowers medsos yang dikelola Dinas Penerangan Angkatan Udara ke Pekanbaru, berkunjung ke Yonko 462/Pulanggeni di lanud Roesmin Nurjadin. Rombongan disambut dengan tangan terbuka dan senyum ramah Komandan Batalyon tersebut, ia pun menjelaskan tugas dan kemampuan yang dimiliki Batalyon-nya.

Letkol Pas M. Zainudin mengatakan, tugas Batalyon Komando 462 Paskhas menjalankan tugas operasi militer perang maupun operasi militer selain perang, ini salah satu tugasnya. Dijabarkan lagi, kami disini menjalankan operasi perebutan pangkalan, disitu operasi yang harus kita laksanakan, dan kemampuan yang harus dimiliki Pasukan Khas TNI AU.

Letkol Pas M. Zainudin menjelaskan aneka perlengkapan kesehatan dan perlengkapan SAR kemanusiaan yang dimiliki Yonko 462/Pulanggeni Lanud Roesmin Nurjadin.foto:linda herawati.

Dijelaskan, Paskhas memiliki empat kemampuan, yaitu matra darat seperti merebut sasaran, kedua pertahanan udara yang dilakukan oleh Detasemen Pertahanan Udara (Hanud), ketiga adalah kemampuan khusus yang dimiliki oleh Satuan Bravo, dan yang terakhir adalah kemampuan matra udara, ini dimiliki Satuan Den Matra Udara.

Sementara menurutnya, kemampuan matra udara itu adalah kemampuan Pengendali Tempur (Dalpur), pengendalian Pangkalan (Dalan), SAR, Jumping Master yang harus dimilik personel Matra udara. Dalpur ini bisa diterjun dalam ketinggian 15 ribu kaki apabila menyusup ke daerah musuh baik malam maupun siang.

“Kemampuan SAR, yaitu SAR tempur apabila ada pesawat tempur kita mengalami gangguan maka kitalah yang akan mengamankan pilotnya. Sedangkan Dalan adalah kemampuan matra udara pengendalikan pangkalan apabila sudah direbut dan kita juga harus bisa mengoperasikan pangkalan itu. Inilah kemampuan-kemampuan matra udara”, tegasnya.

Dikatakan, Yonko 462 dalam keadaan damai selalu mengadakan latihan, seperti latihan operasi perebutan pangkalan, namun untuk kemampuan perseorangan banyak yang kita lakukan. Seperti kemampuan menembak, kemampuan strategi perang, dan disamping itu juga dibekali kemampuan beladiri. Khusus di Batalyon 462 kemampuannya adalah Tae Kwondo, dan prajurit-prajurit Yonko 462 juga dikirim ke even-even olahraga untuk mengharumkan Indonesia.

Selain itu, Batalyon ini kerap diterjunkan bila terjadi bencana di Indonesia, menurutnya, saat terjadi tsunami di Aceh personelnya diterjunkan ke sana. Saat itu, bandara di sana tak bisa dipergunakan, berkat kemampuan prajurit Yonko 462 akhirnya bandara bisa difungsikan lagi. Itulah kemampuan yang dimiliki prajurit Paskhas, mampu menjalankan operasi militer perang, handal mengerjakan operasi militer selain perang. Bekerja tanpa menghitung untung dan rugi “Karmanye Vadikaraste Mafalesu Kadatjana”.linda.

 

 

 

Leave a Reply